THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Minggu, 10 Oktober 2010

Angin Topan - angin berkecepatan tinggi

Angin topan dilihat dari dekat
Angin topan dilihat dari luar angkasa

Bagi yang masih belum tahu apa itu angin topan, ini pengertiannya. Angin topan adalah pusaran angin kencang dengan kecepatan angin 120 km/jam atau lebih yang sering terjadi di wilayah tropis diantara garis balik utara dan selatan, kecuali di daerah-daerah yang sangat berdekatan dengan khatulistiwa. Angin topan disebabkan oleh perbedaan tekanan dalam suatu sistem cuaca. Angin ini di daerah tropis umumnya berpusar dengan radius ratusan kilometer di sekitar daerah sistem tekanan rendah yang ekstrem, dengan kecepatan sekitar 20 km/jam. Di Indonesia dikenal dengan sebutan angin badai. Umumnya angin topan banyak terjadi di tengah laut yang suhunya tinggi. Oh iya, angin topan juga akan bertambah kecepatannya saat melewati daerah bersuhu tinggi. Jadi, kalau global warming memang benar terjadi, angin topan di masa yang akan datang kemungkinan akan bertambah kecepatannya dan akan bertambah besar diameter pusarannya.


Nah, bagaimana kita tahu bakal ada angin topan? Berikut penjelasannya, aangin topan tropis dapat terjadi secara mendadak, tetapi sebagian besar badai tersebut terbentuk melalui suatu proses selama beberapa jam atau hari yang dapat dipantau melalui satelit cuaca. Monitoring dengan satelit dapat untuk mengetahui arah angin topan sehingga cukup waktu untuk memberikan peringatan dini. Meskipun demikian perubahan sistem cuaca sangat kompleks sehingga sulit dibuat prediksi secara cepat dan akurat. Intinya, kita bakal dikasih tahu lewat berita kalau ada angin topan yang sedang mengarah ke kota, kecuali jika angin topan itu terjadi secara mendadak.

Cara mengatasinya gimana?
1. Membuat struktur bangunan yang memenuhi syarat teknis untuk mampu bertahan terhadap gaya angin.
2. Perlunya penerapan aturan standar bangunan yang memperhitungkan beban angin khususnya di daerah yang rawan angin topan
3. Penempatan lokasi pembangunan fasilitas yang penting pada daerah yang terlindung dari serangan angin topan.
4. Penghijauan di bagian atas arah angin untuk meredam gaya angin.
5. Pembuatan bangunan umum yang cukup luas yang dapat digunakan sebagai tempat penampungan sementara bagi orang maupun barang saat terjadi serangan angin topan.
6. Pengamanan/perkuatan bagian-bagian yang mudah diterbangkan angin yang dapat membahayakan diri atau orang lain disekitarnya.
7. Kesiapsiagaan dalam menghadapi angin topan, mengetahui bagaimana cara penyelamatan diri.
8. Pengamanan barang-barang disekitar rumah agar terikat/dibangun secara kuat sehingga tidak diterbangkan angin
9. Untuk para nelayan, supaya menambatkan atau mengikat kuat kapal-kapalnya.

0 komentar: